Tips Merawat RCA Sparepart Motor dengan REXCO Anti Karat

 On 2015-09-04  

Setiap barang produksi pasti ada masa expirednya (haus), seperti makanan tertera pada bungkus yang ditulis kecil di samping atau dibawah kemasannya. Namun pada barang-barang tertentu, seperti sparepart motor kita dapat sedikit memperlambat jangka waktu sparepart tertentu untuk mengakhiri masa pakainya dengan cara merawatnya dengan baik. Dalam hal ini saya merekomendasikan sebuah produk anti karat yaitu REXCO. Sebuah cairan selain anti karat juga mampu membersihkan kotoran dan oli, ini bisa dipakai untuk bersihkan aspal dan debu, yang misalnya menempel di permukaan metal mobil, terutama bagian bawah atau bagian yang dikrom.

Bagi pemilik kendaraan bermotor yang ingin menghilangkan karat atau kotoran membandel pada body kendaraan Anda tidak usah bingung, karena PT Altama Surya Arsa (ASA) selaku agen tunggal Rexco di Indonesia menghadirkan sebuah produk chemical anyar untuk perawatan kendaraan. Rexco dipasarkan dengan harga yang lebih ekonomis, cocok bagi pemilik kendaraan bermotor yang menginginkan solusi terhadap masalah membuka baut karat, pelumasan rantai, proteksi dari karat dan membersihkan aspal yang menempel pada bodi kendaraan.

Merawat Sparepart Motor Agar Awet dan Tahan Lama


Bagi Anda yang memiliki sepeda motor honda, berikut akan saya paparkan dengan gamblang bagaimana cara merawat sprepartnya.

Baca juga: Mengapa saya memilih rexco dibandingkan merk lain?

Tips ini adalah sebuah rekomendasi standard pabrikan Honda yang biasanya terlampirkan saat pertama kali kita membelinya. Yaitu;

1. Busi

Untuk menjaga keamanan serta performa busi tetap dalam keadaan prima, lakukan pengecekan busi setiap 4000 KM. Untuk kinerja mesin dan konsumsi bahan bakar yang optimal, ganti busi setiap 8000 KM.

  • Salah satunya yaitu dengan cara mengukur celah busi antara ground dan center elektroda. Bila celah tersebut lebih besar dari 1 mm, lakukan penggantian busi. Jangan melakukan penyesuaian ukuran celah tersebut, karena penyesuaian celah dengan cara dipukul akan mengakibatkan pengapian tidak focus.
  • Jaga kebersihan busi. Bila terdapat endapan kotoran sisa pembakaran, bersihkan/cuci dengan bensin. Bila tidak bisa, maka segera lakukan penggantian busi.

2. Battery (Aki)

Dengan pemakaian yang normal serta perawatan yang teratur, agar battery (aki) tahan lama hingga 2,5 tahun maka wajib dilakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Cek air aki setiap 1 bulan sekali. Tambahkan air aki jika ketinggian air aki dibawah garis minimum dan jangan menambahkan air aki melebihi batas atas (upper level).
  • Cek tegangan battery secara berkala. Tegangan harus berkisar minimal 12.4 V. Apabila kejauhan tegangan berkurang maka tambahkan muata listrik dengan menyetrum ulang.
  • Jaga kebersihan terminal battery secara berkala dari debu atau karat agar aliran listrik tetap stabil dan tambahkan grease bila perlu.

3. Brake Shoe dan Pad Set

Selain tergantung pada kondisi jalan dan pemakaian yang normal, agar Honda Brake Shoe dan Pad Set bisa bertahan hingga 18 bulan, maka Sobat Honda perlu melakukan perawatan berikut:

  • Perhatikan indicator untuk melihat apakah kampas rem sudah saatnya diganti. Indikator tersebut antara lain:
  • Terdengar bunyi berdecit pada saat pengereman.
  • Saat menekan tuas rem atau menginjak pedal rem, terasa lebih dalam dari ukuran standarnya.
  • Bersihkan secara rutin debu halus di rumah rem dengan menggunakan kuas.
  • Setelah dibersihkan, jangan lupa periksa kondisi per dan tuas rem, apakah masih bekerja secara maksimal.
  • Hindari adanya minyak pelumas pada rumah rem (drum brake).

4. Tire (Ban Luar)

Untuk menjaga keamanan serta performa Motor Honda tetap dalam keadaan prima, lakukan pengecekan:

  • Tekanan angin ban setiap 2 minggu sekali dan lakukan pada saat kondisi ban dingin. Periksa secara berkala kondisi visual ban secara keseluruhan.
  • Buanglah benda-benda yang menempel pada alur ban, seperti batu kerikil, paku, besi dan sebagainya karena akan merusak alur ban.
  • Bersihkan ban yang terkena oli/gemuk dengan air.
  • Segera ganti ban luar jika telah mencapai batas keausan.

5. Tube (Ban Dalam)

Usia ban dalam biasanya lebih panjang karena menggunakan material yang lebih tahan panas dan tidak mudah mulur/berubah bentuk. Masa pakai Honda Tube pada kondisi jalan dan pemakaian normal dapat bertahan hingga 1 tahun tentunya dengan perawatan yang tetap dan rutin seperti berikut ini:
  • Selalu periksa tekanan angin secara periodic (maks. 2 minggu sekali).
  • Pastikan tutup pentil selalu terpasang dan mur pentil tidak kendur.
Segera lakukan penggantian ban dalam, apabila:

  1. Sudah melipat
  2. Sudah ada bagian yang tipis (karena gesekan)·
  3. Sudah ditambal lebih dari 1 kali.
  4. Ada kebocoran di area valve.

  • Pasang rim tape pada velg bagian dalam untuk menghindari tertusuknya ban dalam oleh jari-jari.
6. Bearing

Masa pakai Honda Bearing tergantung dari cara pemakaian dan kondisi jalan yang dilalui. Cara perawatan sparepart Honda yang satu ini adalah:

  • Periksa setiap kelipatan 4.000 KM.
  • Hindarkan kontaminasi debu atau kotoran pada saat pemasangan.
  • Segera ganti bearing apabila bearing pernah terendam air atau terdengar suara abnormal.
  • Jangan memberikan gemuk secara berlebihan, karena akan membuat debu/serbuk logam melekat di bearing.
  • Gunakan gemukyang sesuai.
  • Bearing yang pernah lepas dari dudukannya harus diganti.

Nah, semoga tips merawat spareparts motor Honda ini bisa bermanfaat untuk anda khususnya para pecintanya, juga para pengguna sepeda motor pada umumnya jika Anda ingin mengganti sparepart yang bukan original saya merekomendasikan menggunakan RCA sparepart motor berkualitas terbaik dengan harga terjangkau di indonesia. Dan untuk untuk merawatnya gunakan REXCO cairan Anti karat.
Tips Merawat RCA Sparepart Motor dengan REXCO Anti Karat 4.5 5 reni juliani 2015-09-04 Tips dan cara bagaimana merawat rca sparepart motor dengan cairan rexco anti karat dan pembersih kotoran Setiap barang produksi pasti ada masa expirednya (haus), seperti makanan tertera pada bungkus yang ditulis kecil di samping atau dibawah ke...


1 komentar :

Back to top